Dampak-negatif-blogger
By pixabay

Ketahuilah tentang Dampak Negatif Menjadi Blogger. Tapi tenang, karena kami di sini menyediakan tips agar semangat ngeblog, dan monggo dibaca.

Sudah banyak para blogger di sana yang mengulas apa saja tentang dampak negatif menjadi blogger. Kita sudah tahu, kalau sesuatu itu tidak lepas dari kalimat,

 "Kelebihan, dan Kekurangan".

Begitupun juga dengan dunia blogging yang semenjak saya belum mengetahui apa itu blog, sow pasti ada para pendahulu saya yang berkecimpung dengan blog atau web. Walaupun saya tidak pernah bercakapan secara langsung dengan blogger terdahulu yang sampai sekarang masih aktif, dan sudah merasakan manisnya menjadi blogger, tapi saya yakin bahwa mula perjuangan mereka tidak bisa dikatakan remeh.
Mereka rela mengorbankan waktu, pikiran, tenaga, dan sampai uang pun keluar, itulah kenapa saya katakan perjuangan mereka tidak bisa kita katakan remeh.

Menghasilkan uang dari blog yang telah tertulis di atas, itu hanya salah satu kemanfaatan blog, dan tentunya masih banyak lagi. Mereka bermain blog, ada yang ingin membagikan pengetahuan lewat blog, dan ada juga yang mengurusi blog karena ingin belajar menulis, itu juga termasuk beberapa kemanfaatan blog.

Namun harus kita ketahui bahwa adopsi blog itu tidak semudah kedipkan mata. Bahkan lelahnnya mendaki gunung itu tak sebanding dengan capek atau lelahnya mengoperasikan blog agar mampu bersaing dengan blogger lainya.

Dalam usaha untuk memaksimalkan kinerja blog lebih baik dimata google, ada banyak cara karena ketika hanya bermodal menulis artikel yang berkualitas tanpa cara lain, seperti backlink, menjaga kesuburan blog, itu bisa menyebabkan blog kita mudah terlengserkan oleh blog lainnya. Sebab kenyataannya sedemikian, maka ada juga dampak negatif dalam blogging.
Berikut beberapa dampak negatifnya.
1. Saudara bisa menghabiskan waktu hanya untuk mengoptimalkan blog.
2. Tidak terlalu responsif terhadap teman.
3. Tidak ada semangat untuk menulis.

Kenapa waktu kita bisa dihabiskan karena hanya blog ?

Secara simpelnya seperti ini, apakah mungkin saudara bisa bersaing untuk menduduki halaman pertama google, kalau toh hanya bermodal nulis, sedangkan judul yang sedang ditulis itu ketat persaingannya ?

Menurutku itu sangat sulit, karena google tidak hanya menilai segi tulisan, namun juga melihat backlink, usia, dan kepopuleran blog itu. Mereka yang hanya bermodal nulis dan kenyataannya apa yang telah ditulis itu mampu berdiri gagah di halaman pertama google, yang pastinya mereka pernah merasakan sulitnya optimalkan blog.

Ingatlah dengan lagunya slank, "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian."
Dalam proses inilah, yang menyebabkan waktu terkuras karena blog.

Sekarang kenapa saya katakan salah satu dampak negatif blogger adalah kurang responsif terhadap teman, ?

Ini berdasarkan pengalaman pribadi, dan baca-baca di blog tetangga. Ternyata benar, kalau rata-rata blogger yang newbi seperti saya, itu lebih suka menyendiri demi blog, ketika sedang berkumpul sama teman, eh rasanya ingin mencari ini, itu, atau apalah yang berkaitan dengan blog.

Terkadang ketika teman datang, dan mengajak ngobrol, hmmmmm, rasanya gimana gituuuu. Kayak mengganggu banget kegiatan saya waktu itu.
Kalau pergi ketempat, lebih suka sendirian, dan masih banyak lagi yang tentunya masih berkaitan dengan kurang responnya pada teman.

Jangankan teman, bahkan sampai kekasihnya pun tersisihkan karena blog. Hehehe.. ini yang saya alami, dan apakah saudara sama seperti saya ?
Mungkin saudara tidak seperti saya, karena semua itu dikembalikan pada diri masing-masing.
Kalau kata mas sugeng, justru kalau punya pasangan yang profesinya sebagai blogger, maka akan romantis, cerdas, dan tentunya tidak suka melirik-lirik orang lain.

Dampak ketiga menjadi blogger adalah tidak semangat untuk menulis.

Looooh, sampean itu bagaimana sih, kang ?. Katanya salah satu kemanfaatan blogger adalah untuk belajar menulis, tapi sekarang kok malah mengatakan "Dampak Negatif Menjadi Blogger adalah tidak semangat nulis.

Okey sekarang mulai kita bahas. Berikut adalah alasan kenapa saya katakan hal sedemikian.
Pertama :
Karena waktu mengoptimasi blog, adalah saat-saat yang harus bekerja keras, seperti mencari backlink yang berkualitas. Ketika kita sudah terhanyut dalam pemburuan backlink, tidak menutup kemungkinan kita akan sulit menulis karena lebih berkonsentrasi mencari backlink yang berkualitas.

Bagaimana, ? Mungkin sudah diterima alasan saya itu. Tapi kalau belum setuju dengan pendapat saya ini, silahkan untuk berkomentar di bawah.
Kedua :
Karena kita sudah menghabiskan waktu mencari backlink, langkah selanjutnya adalah istirahat, dan boro-boro bisa menulis dan mencari inspirasi baru.
Jikalau kita sudah mengidap dampak negatif seperti di atas, maka kita belum menjadi Blogger Profesional , dan hilangkan semuanya karena memang itu semua negatif untuk kita.

Sedemikian yang dapat kami sampaikan tentang salah satu dampak negatif menjadi blogger , dan semoga bermanfaat.



0 Komentar untuk "Dampak Negatif menjadi Blogger , itu seperti apa ?"

Terimakasih sudah berkunjung, dan kiranya kurang keren jika anda tidak berkomentar untuk memberikan kritik, saran, dan lain sebagainya. Tapi jangan masukkan link aktif, karena sudah banyak komentar yang saya hapus sebab menggunakan link aktif.